Busana Liturgi

Buku Busana Liturgi ini bermaksud untuk berbagi pengetahuan teknis seputar pakaian atau busana liturgi yang dimiliki oleh Gereja Katolik, baik itu busana Uskup, Imam, Diakon, Prodiakon, maupun Putra-putri Altar.

Status Stok: Ada

Rp21.000,-
Nett

Pengarang : Hieronymus Budi Santoso & Y. Purnomo

Tahun Terbit : Mei 2017

ISBN : 978-602-6336-74-3

56 hlm — 12,3×17,4 cm — 75 gr 

Ada banyak alasan orang memilih busana yang dikenakan. Alasan-alasan tersebut bisa jadi adalah mode, demi menjaga kesehatan, atau demi menjaga status tertentu. Dalam dunia keagamaan, tidak terkecuali dalam Gereja Katolik, busana menawarkan pula inspirasi nilai rohani bagi mereka yang mengenakan atau pun yang melihatnya. Busana dalam ibadat menampilkan wibawa tertentu. 

Busana liturgi menampilkan simbol tugas pelayanan tertentu. Beragam jenis busana liturgi yang ada dalam khazanah liturgi Gereja Katolik memiliki kekhususan masing-masing. Ada busana yang khas menjadi milik seorang imam, misalnya Kasula atau Stola yang dikalungkan pada leher atau dikenakan menyilang di depan dada. Atau Dalmatik dan Stola yang dikenakan menyamping dari pundak kiri ke pinggang kanan milik seorang diakon tertahbis. Dan tentu saja masih banyak lagi.

Persoalan muncul ketika keanekaragaman busana ini tidak banyak diketahui oleh umat Katolik pada umumnya. Apakah kita mengetahui alasan, mengapa pada satu hari imam dan para petugas lain mengenakan busana serba hijau, sementara pada hari-hari raya dikenakan busana dengan warna putih/kuning, merah, atau bahkan ungu? Buku Busana Liturgi ini bermaksud untuk berbagi pengetahuan teknis seputar pakaian atau busana liturgi yang dimiliki oleh Gereja Katolik, baik itu busana Uskup, Imam, Diakon, Prodiakon, maupun Putra-putri Altar.

Produk Serupa